Andik Irawan – Da’i Kamtibmas Polres Gresik
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat akal dan hati kepada manusia agar mampu berpikir, menimbang, dan memilih jalan yang benar.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, yang membawa umat dari zaman kegelapan menuju cahaya ilmu dan kedewasaan iman.
Kami dari Da’i Kamtibmas Polres Gresik hadir membawa pesan kedamaian, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial — agar masyarakat Gresik tetap aman, tenteram, dan berakhlak mulia.
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah,
Kunci keamanan dan ketertiban masyarakat sesungguhnya bukan hanya pada kekuatan aparat, tetapi pada kedewasaan cara berpikir warganya.
Masyarakat yang berpikir dewasa adalah masyarakat yang bijaksana dan penuh kewaspadaan.
Mereka tidak mudah terpancing emosi, tidak gampang terprovokasi, dan selalu menimbang setiap persoalan dengan akal sehat serta hati yang tenang.
Namun, kemampuan berpikir dewasa ini tidak muncul begitu saja. Ia tumbuh dari budaya pendidikan dan tradisi belajar yang hidup di tengah masyarakat.
Ketika orang tua gemar menuntut ilmu, anak-anaknya pun akan meniru.
Ketika majelis ilmu ramai, maka kampung itu akan damai.
Karena ilmu menuntun kita memahami batas benar dan salah, antara emosi dan hikmah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan pahamkan dia dalam urusan agama.” (HR. Bukhari & Muslim)
Artinya, semakin tinggi ilmu seseorang, semakin dewasa pula pikirannya, semakin damai pula tindakannya.
Oleh karena itu, mari kita jadikan pendidikan sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban sekolah.
Belajar tidak hanya di ruang kelas, tapi juga di rumah, di masjid, di sawah, di balai desa — di mana saja, asal ada niat mencari hikmah.
Jika belajar dan berpikir dewasa sudah menjadi tradisi turun-temurun, maka akan lahirlah masyarakat yang:
- Cerdas dalam mengambil keputusan,
- Beragama dengan pemahaman yang benar,
- Dan hidup damai, tenteram, serta taat hukum.
Inilah masyarakat yang menjadi idaman setiap bangsa: masyarakat berilmu, beriman, dan beradab.
Dan di situlah letak kunci Kamtibmas yang sejati — keamanan lahir dari kedewasaan berpikir dan kedalaman ilmu.
Saudara-saudaraku sekalian,
Mari kita jaga Gresik ini bukan hanya dengan patroli keamanan, tapi juga dengan patroli ilmu dan akhlak.
Mari jadikan belajar sebagai tradisi keluarga, dan berpikir bijak sebagai kebiasaan masyarakat.
Ingatlah, masyarakat yang cerdas akan menciptakan kedamaian, dan masyarakat yang damai akan melahirkan keberkahan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya Andik Irawan, Da’i Kamtibmas Polres Gresik, mengajak:
“Mari kita jaga keamanan dengan ilmu, kedamaian dengan kedewasaan, dan persaudaraan dengan keimanan.”